Konawe, Ntrinews.com – Bupati Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, Yusran Akbar, lakukan kunjungan kerja di Desa Rapambinopaka, Kecamatan Lalonggasumeeto. Selasa (6/1/2026).
Tepatnya di Dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan atau PPI Soropia.
Kunjungan orang nomor satu di Konawe ini, membawa angin segar bagi masyarakat di Daerah pesisir.
pasalnya meskipun berada di tempat strategis berada di bentangan pantai, yang dikelilingi hutan mangrove dan perbukitan hijau, serta berdekatan dengan kawasan PLTU Nii Tanasa.
Sejumlah fasilitas menunjang di Dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) justru tidak berfungsi.
Seperti stasiun pengisian bahan bakar Umum nelayan (SPBN), cold storage (ruang penyimpanan dingin), dan pabrik es batu yang dibangun pada tahun 2015, dilaporkan sudah tidak beroperasi sama sekali.
Merespons temuan tersebut, Bupati Yusran Akbar menyorotinya sebagai potensi pemborosan aset negara dan hilangnya peluang besar untuk mengoptimalkan ekonomi perikanan wilayah setempat.
“Kita harus segera mendapatkan data dan analisis yang komprehensif mengenai penyebab tidak berfungsinya fasilitas-fasilitas pendukung yang vital ini” tegas Bupati dengan nada prihatin.
“Investasi yang tidak kecil dari APBN harus dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat maksimal bagi para nelayan serta perekonomian daerah” Ucapnya menambahkan
Sebagai langkah konkret ke depan, Bupati memerintahkan jajaran terkait untuk segera menyusun kajian mendalam guna mengembalikan operasional seluruh fasilitas yang mati suri tersebut.

Dalam kunjungannya, Bupati Yusran berikan instruksi perbaikan jalan dan sejumlah fasilitas pendukung yang rusak di Dermaga Soropia.
Tujuannya agar Dermaga PPI Soropia tidak sekadar menjadi tempat pendaratan ikan, melainkan bertransformasi menjadi pusat layanan terintegrasi yang mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan sektor perikanan di Konawe.
Potensi pengembangan juga terlihat dari rencana perbaikan dan perluasan fisik dermaga.
Direncanakan, dermaga akan diperpanjang hingga 18-25 meter dengan daya dukung kedalaman dermaga pelabuhan sekitar 9 meter. Jika terealisasi, kondisi ini berpotensi menarik lebih banyak kapal ikan untuk berlabuh dan meningkatkan volume produksi perikanan tangkap yang dikelola.
Diketahui, Dermaga ini menempati lahan seluas 1,5 hektare dibangun secara bertahap sejak tahun 2004, dengan pendanaan utama berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 untuk pembangunan pabrik es dan ruangan pendingin.
Kepala UPTD TPI/PPI Soropia, Mariana dalam pemaparannya menyebutkan bahwa dermaga tersebut masih aktif digunakan sebagai tempat tambat labuh dan bongkar muat ikan.
“Perahu-perahu yang beroperasi di sini umumnya berasal dari Sulawesi Tengah. Hasil tangkapannya kemudian didistribusikan dan disuplai ke sejumlah pasar, terutama di Kota Kendari,” jelas Mariana di hadapan Bupati dan seluruh rombongan.
Dengan potensi yang dimiliki tersebut, serta perhatian dan bantuan dari pemerintah, dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan atau PPI Soropia, akan berbenah dan diharapkan roda perputaran ekonomi masyarakat pesisir semakin optimal.
Dalam kunjungan ini, Bupati Yusran Akbar didampingi sejumlah pejabat utama daerah, antara lain Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Konawe, Sahrudin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Erjuna Rasjan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA); Kepala Dinas Perpustakaan, Staf Ahli Bupati.
Kapolsek Lalonggasumeeto, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pelelangan Ikan/PPI Soropia, Mariana, Camat Lalonggasumeeto beserta 11 kepala desa se-kecamatan setempat. (Adessa)
Tidak ada komentar