x

Cuma Jual Kacang Rebus, Ibu Ini Raup Rp8 Juta Sehari di Expo Desa Konawe!

waktu baca 3 menit
Sabtu, 8 Nov 2025 00:33 89 Team Redaksi

Di balik hiruk-pikuk Expo Inovasi Pembangunan Desa 2025, seorang pedagang kacang rebus biasa, Retno, mengguncang pasar dengan penghasilan fantastis: Rp8 juta dalam sehari! Ya, bukan miliaran, tapi delapan juta rupiah hanya dari merebus dan menjual kacang di gerobak kayu sederhana — dan itu terjadi di malam pembukaan pameran desa terbesar se-Kabupaten Konawe. Kisahnya bukan sekadar viral, tapi bukti nyata bahwa event daerah bisa menggerakkan ekonomi akar rumput secara luar biasa.

 

Konawe, ENTRI NEWS.COM — Sebuah pemandangan tak biasa terjadi di depan gerbang selatan Kawasan STQ Unaaha, Kabupaten Konawe, pada Rabu malam (5/11/2025). Di tengah gemerlap lampu pameran dan deru musik pembukaan Expo Inovasi Pembangunan Desa 2025, seorang perempuan paruh baya dengan celemek putih terlihat sibuk melayani puluhan pembeli. Tangannya lincah mengisi kemasan plastik dengan kacang rebus hangat, sementara asap harum rempah menguar dari panci besar di atas kompor minyak tanah.

Ia adalah Retno, 47 tahun — pedagang kaki lima yang biasa mangkal di dekat pasar tradisional Unaaha.

Namun, malam itu, hidupnya berubah drastis.

“Alhamdulillah di malam pembukaan kemarin dapat Rp8 juta dalam sehari itu. Ada tiga gerobak, jualan mulai jam 3 sore sampai jam 11 malam,” kata Retno kepada ENTRI NEWS, Jumat (7/11/2025), sambil tersenyum sumringah.

Tak percaya? Simak hitungannya:

Penjualan rata-rata: 120 kg kacang per hari (2 karung @60 kg)
Harga per porsi: Rp20.000 – Rp30.000 (tergantung ukuran kemasan)
Estimasi porsi terjual: ±350–400 porsi/hari
→ Total pendapatan bersih: Rp7–8 juta/hari.
“Kalau di hari biasa? Paling Rp1,5 juta. Ini berkali lipat. Semoga berkah semuanya. Kami berterima kasih sama pemerintah dan panitia,” ujarnya, suara lirih tapi penuh syukur.

Gerobaknya sederhana: kayu bekas, satu panci alumunium besar, kompor minyak tanah, dan lampu LED gantung dari baterai. Tapi lokasinya strategis — tepat di jalur masuk utama pengunjung dari arah kota, di depan pintu selatan STQ.

Dan Retno bukan satu-satunya “pahlawan ekonomi” di balik suksesnya Expo Desa 2025.

Muhammad Riswal, pemilik Kedai Andira, juga mencatat angka fantastis. Dengan gerai buah potong, rujak, asinan, dan salad buah, ia mampu meraup Rp7–9 juta per hari.

“Pembeli bebas pilih buah — jambu, mangga, nanas, timun, ubi rebus — lalu kita timbang. Harganya Rp8.000 per ons. Sekali beli, rata-rata 1–2 kg. Jadi, bisa bayangkan,” terang Riswal sambil menunjukkan timbangan digital yang terus berkedip.

Mengapa Expo Ini Beda?
Expo Inovasi Pembangunan Desa 2025 digelar oleh Pemerintah Kabupaten Konawe dari 5–10 November 2025 di Kawasan STQ Unaaha — lokasi strategis yang mudah diakses, hanya 2,2 km dari Kantor Bupati.

Ajang ini melibatkan 291 desa se-Konawe — jumlah terbanyak sepanjang sejarah — yang menampilkan inovasi pembangunan: dari BUMDes unggulan, produk UMKM, teknologi pertanian hingga atraksi seni budaya.

Namun, yang tak kalah penting: ekosistem ekonomi sekitar juga diberdayakan. Para pedagang lokal seperti Retno dan Riswal sengaja ditempatkan di prime spot — bukan di area pinggiran — sebagai bentuk afirmasi nyata terhadap ekonomi kerakyatan.

“Kami tak hanya memamerkan desa — kami menciptakan pasar,” tegas salah satu panitia acara.

Dari Kacang, Kita Belajar
Kisah Retno mengingatkan kita bahwa Lokasi strategis dan momentum adalah kunci — event berkualitas ciptakan peluang besar.
Selain itu, konsistensi dan kerja keras — dengan merebus 120 kg kacang sehari bukan pekerjaan ringan.
Yang utama, dukungan pemerintah yang pro-rakyat — memberi ruang, bukan hanya janji.

Di tengah narasi pesimis tentang UMKM yang “tertekan”, Konawe membuktikan: ketika desa diberi panggung, rakyat kecil bisa jadi bintang.

Dan siapa tahu?
Esok, kisah kacang rebus Retno bisa jadi studi kasus di kementerian — tentang cara sederhana membangun ekonomi dari bawah, satu gerobak, satu panci, satu senyum syukur. (Anni)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x