Dorong Ketersediaan Benih Unggul. Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Resmikan Mesin dan Kemasan Benih “Sanggoleo Sultra”

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Des 2025 23:16 41 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Mengenal “Sanggoleo Sultra” Kemasan Benih padi unggul yang baru saja diluncurkan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka.

Sanggoleo dalam bahasa daerah Tolaki memiliki makna Jiwa. Merujuk dari makna tersebut Benih dianggap sebagai inti dari pertanian.

Tak hanya sebagai simbol, hal ini merupakan semangat dan dorongan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan rakyat di mulai dari benih unggul.


Gubernur Andi Sumangerukka atau ASR Dalam sambutannya, menyebut Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki total 96 ribu hektar lahan pertanian dan cetak sawah.

Dengan luasan tersebut membutuhkan benih unggul yang mencapai 2.400 ton per musim tanam.

Sementara distribusi benih belum merata ke seluruh petani di berbagai daerah.

“Ini merupakan tantangan yang kita hadapi, tapi Dari sini kita bisa berbenah, menyediakan benih unggul yang didistribusikan merata kepada para petani” Kata ASR

Kemasan Benih padi Unggul “Sanggoleo Sultra” yang diluncurkan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara di Balai Benih Induk (BBI) Kabupaten Konawe. Selasa (30/12/2025)

Benih unggul tersebut mencakup 6 T, tepat Varietas, tepat mutu, tepat  jumlah, tepat waktu, tepat lokasi dan tepat harga.

Memastikan hal tersebut, Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka resmikan dua mesin canggih untuk memilah dan mengemas Benih Padi.

Peresmian berlangsung di Balai Benih Induk atau BBI Kabupaten Konawe, terletak di jalan poros Kendari – Unaaha, tepatnya di Kelurahan Lalosabila Kecamatan Wawotobi.

Dua mesin yang diresmikan adalah Mesin Pemilah Benih Padi (Rice Seed Sorter) dan Mesin Pengemasan Otomatis (Auto Scale Machine).

Acara peresmian ditandai dengan menekan tombol sirine dan pengguntingan pita oleh Gubernur Sultra ASR dan Bupati Konawe Yusran Akbar.

Usai meresmikan, Gubernur ASR didampingi Bupati Konawe Yusran Akbar dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Muh. Taufik, meninjau dan menyaksikan langsung proses pemilahan dan pengemasan benih padi.

Puncak acara diisi dengan penyerahan simbolis kemasan benih padi “Sanggoleo Sultra” hasil produksi mesin baru tersebut kepada perwakilan petani, sebagai tanda dimulainya distribusi benih berkualitas tinggi.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (tengah) didampingi Bupati Konawe Yusran Akbar (kiri) dan Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Muh. Taufik (kanan) saat pemotongan pita peresmian mesin Pemilah dan pengemas benih unggul di Balai Benih Induk (BBI) Wawotobi Konawe. Selasa (30/12/2025)

Gubernur Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa Konawe terpilih sebagai kabupaten pertama penerima teknologi ini karena kesiapan infrastruktur dan luas areal persawahan yang memadai.

“Kabupaten Konawe ini punya infrastruktur yang sudah siap dan luas areal persawahannya memadai sehingga yang pertama di Konawe ini. Dan akan menyusul 7 daerah lainnya,” Kata Gubernur ASR dalam wawancara dengan awak media.

Ia menjelaskan, mesin Rice Sorter berfungsi menyortir benih berkualitas tinggi, memisahkan gabah yang utuh dari yang patah atau kotoran.

Hasil sortiran terbaik kemudian langsung dikemas secara rapi dan presisi oleh mesin pengemas otomatis atau Auto Scale machine.

“Mesin ini sudah bisa memisahkan mana yang jadi sampah dan benih padi yang berkualitas yang kemudian dipacking,” tambahnya.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat antara lain Anggota DPRD Sultra, Kadis Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Muh. Rusdin Jaya, Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Muh. Taufik, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Konawe, Pimpinan OPD Konawe serta KaBulog Konawe. (Adessa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA