Kebakaran Di Pasar Asinua Konawe, 15 Lapak Hangus Dilalap Api. Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Des 2025 20:17 32 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Musibah kebakaran terjadi di Pasar Tutuwi Motaha yang terletak di Kelurahan Asinua Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe.

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (8/12/2025) malam.

Dalam video yang diterima awak media, memperlihatkan Kobaran api besar dan gumpalan asap terlihat dari kios yang berada di dalam pasar.

Dilaporkan, sebanyak 15 lapak atau kios hangus dilalap si jago merah, dalam insiden kebakaran. Meliputi lapak pedagang pecah belah, sendal, sepatu, mainan hingga makanan.

Hal ini di Ungkap oleh Kapolsek Unaaha IPDA La Ode Anti saat dikonfirmasi awak media.

Ia mengatakan, kobaran api pertama kali terlihat oleh warga bernama Amran sekitar pukul 19.10 WITA, saat melintas di depan pasar.

“Setelah menerima laporan, pada pukul 19.20 Wita pemadam kebakaran sebanyak 3 unit dan 1 unit AWC Polres Konawe tiba di TKP dan langsung memadamkan kobaran api” kata IPDA La Ode Anti

Api berhasil dipadamkan oleh Damkar dan bantuan 1 Unit Armoured Water Cannon atau AWC Polres Konawe, dalam. Insiden kebakaran di pasar Asinua Unaaha pada senin (8/11/2025) malam

Api dikatakan cepat membesar dan melebar ke lapak lainnya, karena lapak yang terbuat dari kayu.

“Lapak terbuat dari kayu dan barang yang berada didalam lapak berupa jualan masyarakat ada yang berbahan karet sehingga api cepat menyebar ke lapak yang berada di dekatnya” Ungkap IPDA La Ode Anti

Meskipun demikian api berhasil dipadamkan pada pukul 20.20 WITA, oleh petugas Damkar Kab. Konawe, dibantu oleh PNPP Polres Konawe dan Polsek Unaaha yang dipimpin oleh Kasat Reslrim Polres Konawe AKP Taufik Hidayat, Kapolsek Unaaha Iptu La Ode Anti, Pawas Ipda Ni Kadek Karniati.

Adapun terkait penyebab kebakaran, Kapolsek Unaaha IPTU La Ode Anti mengatakan masuk dalam penyelidikan.

“Penyebab kebakaran belum diketahui, masih dalam lidik” tutupnya

Akibat insiden kebakaran ini, para korban alami kerugian capai ratusan juta rupiah. (Adessa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA