Di tengah gencarnya transformasi industri berbasis nikel di Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe menjawab tantangan ketenagakerjaan dengan langkah nyata: kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan korporasi besar. Jumat (7/11/2026), Bupati Yusran Akbar menerima hibah peralatan pelatihan senilai ratusan juta rupiah dari PT Obsidian Stainless Steel (OSS)—bukan sekadar sumbangan, tapi investasi langsung untuk masa depan tenaga kerja lokal.
Konawe, NTRINews.com — Sebuah babak baru dalam pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Konawe resmi dimulai. Di bawah sinar matahari pagi yang menyapu halaman Balai Latihan Kerja (BLK) Konawe, Jumat (7/11/2026), terjadi seremoni penyerahan bantuan hibah dari PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang bukan hanya simbolis—tapi nyata, berat, dan siap pakai.

Bupati Yusran Akbar dan Perwakilan PT OSS usai menandatanganan berita acara Serah Terima Hibah: “Momen bersejarah! Bupati Konawe Yusran Akbar (kanan) usai penandatanganan berita acara Serah Terima Hibah di BLK Konawe, Jumat (7/11/2025). Secara simbolis menerima Loader dari PT OSS—alat pertama sejenis di BLK se-Sulawesi Tenggara. Ini bukti nyata: “industri tak hanya mengambil, tapi membangun.”
Bupati Konawe, Yusran Akbar, S.T., menerima langsung bantuan berupa peralatan teknis canggih, genset berkapasitas tinggi, dan loader mini—semua dirancang untuk memperkuat pelatihan vokasional di BLK. Pendampingan langsung dilakukan oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Nakertrans, serta sejumlah pimpinan OPD, menegaskan komitmen lintas-sektor dalam mewujudkan Visi Konawe Bersahaja.
“Ini bukan hadiah. Ini komitmen bersama untuk memastikan anak-anak muda Konawe tidak hanya menjadi penonton di tengah ledakan industri, tapi aktor utama yang menggerakkan mesin kemajuan,” tegas Bupati Yusran, suaranya mantap di tengah deru mesin loader yang baru saja dinyalakan untuk pertama kalinya di halaman BLK.

Dari Welder ke Operator Alat Berat: Pelatihan yang Menjawab Kebutuhan Industri Nyata
BLK Konawe kini siap mengakselerasi pelatihan di tiga bidang strategis:
Pengelasan (Welder) – untuk industri baja dan konstruksi
Mekanik Mesin Berat – mendukung sektor pertambangan dan manufaktur
Operator Loader & Alat Berat – menjawab permintaan langsung dari perusahaan smelter dan infrastruktur
Fasilitas baru ini memungkinkan pelatihan full-praktik: peserta tidak hanya membaca buku, tapi mengelas pelat baja, mendiagnosis mesin diesel, bahkan mengoperasikan loader di area simulasi—semua dalam lingkungan yang mensimulasikan kondisi kerja sesungguhnya.

PT OSS: “Investasi Terbesar Kami Adalah Manusia”
Ahmad Riat, perwakilan manajemen PT OSS, menegaskan bahwa bantuan ini adalah bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis kompetensi, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Kami tidak ingin hanya membangun pabrik, lalu mengimpor tenaga kerja dari luar. Kami ingin membangun pabrik dan membangun manusianya—dari Konawe, untuk Konawe, oleh Konawe,” ujarnya.
PT OSS, yang tengah mengembangkan kompleks smelter stainless steel terintegrasi di Konawe, memandang BLK Konawe sebagai talenta pipeline jangka panjang—tempat lahirnya calon-calon teknisi, supervisor, bahkan manajer lapangan dari tanah sendiri.
Langkah Selanjutnya: Sertifikasi, Rekrutmen Langsung, dan Inkubasi Wirausaha
Pemda Konawe mengungkapkan rencana lanjutan:
🔹 Kerja sama dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) untuk sertifikasi nasional
🔹 Job Matching dengan perusahaan mitra, termasuk PT OSS dan anak perusahaannya
🔹 Program inkubasi wirausaha berbasis keterampilan—misalnya bengkel las mandiri atau jasa operator alat berat
“BLK bukan hanya tempat belajar keterampilan—tapi juga tempat membangun harga diri, kemandirian, dan masa depan,” tutup Bupati Yusran. JM
Tidak ada komentar