x

Pemkab Konawe dorong Transformasi Koperasi Modern, Ratusan Pengurus Koperasi Desa Kelurahan ikut Pelatihan

waktu baca 3 menit
Senin, 17 Nov 2025 23:52 21 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Ratusan Pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih atau KDKMP di Kabupaten Konawe mendapat Pelatihan Peningkatan Kapasitas. Senin (17/11/2025)

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe sebagai komitmen memperkuat pondasi ekonomi desa.

Para pengurus disiapkan menjadi ujung tombak koperasi dengan mental bisnis Tangguh, visioner, akuntabel dan berintegritas tinggi untuk mengelola tidak hanya uang anggota, melainkan juga uang negara.

Bertempat di Balai Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi, berjarak 5 kilometer dari kantor Bupati Konawe, kegiatan ini menjadi sinyal kuat transformasi koperasi desa menuju tata kelola modern dan terdigitalisasi.

Hal ini diungkap oleh Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim saat membuka kegiatan tersebut.

“Ini adalah pondasi dasar. Bapak dan Ibu yang hadir di sini adalah ujung tombak. Koperasi Merah Putih ini akan mengelola uang negara, bukan hanya uang anggota. Karena itulah, kita butuh pengurus dengan mental kuat dan visi bisnis yang jelas untuk mengembangkannya,” Ucap Wabup Syamsul dalam sambutannya

Untuk memastikan operasional koperasi berjalan lancar, Wabup mengumumkan bantuan fasilitas logistik yang konkret, yakni batuan 1 unit truk bagi koperasi yang berjalan dengan baik.

“Tahun depan, semua koperasi yang sudah berjalan dengan baik akan kita bantu 1 unit truk. Ini sebagai fasilitas untuk melancarkan transaksi dan distribusi logistik koperasi,” ungkapnya menambahkan disambut tepuk tangan meriah dari para pengurus KDKMP.

Selain itu, dalam wawacara dengan awak media, Wabup Syamsul juga menyebutkan bahwa setiap pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa akan difasilitasi dana stimulan sebesar Rp 19 juta.

“Dana sebesar Rp 19 juta ini sebagai dana awal untuk membantu pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa. Kegunaannya khusus untuk kegiatan operasional pendirian, seperti biaya rapat, pembuatan Akta Notaris, dan keperluan administratif lainnya sebagai dasar hukum yang kuat,” Kata Wabup Syamsul

Sementara itu, dikatakan untuk Koperasi Merah Putih yang berdiri di tingkat kelurahan, skema pendanaannya berbeda dan dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Khusus untuk Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan, alokasi dananya akan kita masukkan melalui APBD Perubahan Tahun 2025. Ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Daerah untuk memastikan semua lini, baik desa maupun kelurahan, memiliki fondasi keuangan yang legal dan jelas dari awal,” tambahnya.

Transformasi menuju koperasi modern benar-benar diusung, melalui Sistem monitoring yang terintegrasi secara digital dengan pusat. termasuk Pembangunan Gerai-gerai yang akan dibangun dengan standar dan visi bisnis yang kuat.

“terkait manajemen dan pengelolaan koperasi akan terintegrasi langsung ke pusat, dan diaudit secara khusus untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi,” Pungkas Wabup Syamsul

Diketahui, Pelatihan ini mengangkat tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”, merupakan langkah pertama dari sebuah program besar.

Pelatihan serupa akan diperluas hingga menjangkau 700 pengurus Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Konawe. Saat ini, para peserta yang hadir berasal dari empat kecamatan perintis antara lain Unaaha, Anggaberi, Wawotobi, dan Konawe. (Adessa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x