Sebanyak 616.940 Kilogram beras dan 123.388 liter Minyak goreng Mulai Disalurkan Ke Desa Kelurahan Se-Kabupaten Konawe

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Mar 2026 23:59 15 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Badan Usaha Logistik (Bulog) KC Unaaha, resmi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 30.847 penerima bantuan.

Peluncuran distribusi bantuan pangan ini secara simbolis dilepas oleh Bupati Yusran Akbar didamping Pimpinan Cabang Bulog KC Unaaha Hendra Dionisius, di Kompleks Pergudangan Tuoy Kecamatan Unaaha. Kamis (26/3/2026) pagi.

Total bantuan pangan yang didistribusikan ke Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Konawe mencapai 616.940 kg beras dan minyak goreng sebanyak 123.388 liter.

Pimpinan Cabang Bulog Unaaha Hendra Dionisius, mengatakan penyaluran bantuan pangan bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan, sekaligus sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan, menanggulangi kekurangan pangan, mengendalikan gejolak pangan dan inflasi serta melindungi produsen dan konsumen.

“penyaluran bantuan pangan ini merupakan alokasi untuk Bulan Februari dan Maret tahun 2026, berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter” Kata Hendra

ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya dalam pra launching penyaluran bantuan pangan ini, pihaknya telah menyalurkan terlebih dahulu ke wilayah terjauh antara lain Kecamatan Routa, Latoma dan Soropia.

Lebih lanjut, Hendra  mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan penyerapan gabah dari petani. Dikatakan stok cadangan beras Bulog KC Unaaha kini mencapai 19 ribu ton hingga 22 ribu ton, dan siap disidtribusikan hingga ke daerah lainnnya di Sulawesi Tenggar.

Selanjutnya, Bupati Konawe Yusran Akbar dalam sambutannya mengatakan dengan adanya ketersediaan pangan beras tersebut masyarakat diimbau untuk tidak panik melakukan pembelian hingga melakukan penimbunan bahan pangan.

“kita komitmen seluruh stakeholder bersinergi mewujudkan ketahanan pangan daerah, dari penanaman, pengolahan, benih hingga produksi pangan khususnya beras kita kawal bersama, jadi masyarakat jangan panik, apalagi sampai melakukan penimbunan” Ucap Yusran. (Adessa)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA