Gempita! Expo Konawe 2025 Tutup dengan Cara Meriah, Wariskan ‘Perjuangan Baru’ ke 291 Desa

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Nov 2025 11:16 44 Team Redaksi

Expo Inovasi Desa 2025 bukan sekadar pameran yang rampung dengan angka fantastis. Di balik gemerlap lampu penutupan, tersimpan sebuah narasi pembangunan yang digagas Bupati Yusran Akbar dan Ketua DPRD I Made Asmaya. Pameran terbesar dalam 65 tahun ini berhasil membalikkan logika lama: desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek sekaligus garda terdepan kemajuan Konawe.

Konawe, Ntrinews – Sebuah babak baru peradaban desa di Konawe resmi dimulai. Expo Inovasi Desa Kabupaten Konawe 2025, yang menjadi episentrum gerakan desa selama tujuh hari, ditutup secara monumental oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., Selasa (11/11/2025) malam. Namun, penutupan ini bukan akhir, melainkan peluncuran resmi sebuah “perjuangan baru”—sebuah gerakan kolektif membangun Konawe yang berakar dari inovasi dan kemandirian desa.

Malam yang bersejarah: Ribuan pasang mata menyaksikan momen penutupan Expo Konawe 2025, yang menjadi klimaks dari tujuh hari geliat inovasi dan ekonomi dari 291 desa.

Malam itu, di eks Kawasan STQ Unaaha, Bupati Yusran Akbar tidak hanya menutup pameran. Dengan penuh keyakinan, ia membungkam semua keraguan dengan memaparkan lima kemenangan nyata expo: lonjakan penjualan UMKM, geliat ekonomi lokal, transfer pengetahuan, terjalinnya jaringan bisnis, dan yang terpenting, lahirnya kepercayaan diri kolektif desa-desa di Konawe. “Mereka keliru! Expo ini untuk pemberdayaan nyata, bukan pencitraan. Silakan tanyakan langsung pada pelaku UMKM kita!” tantang Bupati di hadapan ribuan orang, termasuk Forkopimda, jajaran pemerintah, dan dunia usaha.

Transformasi perjuangan: Ketua DPRD I Made Asmaya menyatakan para kepala desa sebagai ‘pahlawan pembangunan’ baru, yang berjuang dengan senjata inovasi dan kerja nyata, menggantikan bambu runcing.

Suasana haru dan bergemuruh ketika Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, mengambil alih podium. Dengan kearifan lokal yang menyentuh sanubari, ” Leundo to meronga-ronga mepokoaso ato wangungi wonuando i wuta i Konawe, nggo inambo hae keno ta pada mbeenggitoki — siapa lagi yang mau membangun daerah kita kalau bukan diri kita sendiri,” serunya.

Dia lalu melukiskan paralel yang powerful. “Jika dahulu para pahlawan kita berjuang dengan bambu runcing dan semangat kemerdekaan, maka hari ini, perjuangan itu bertransformasi. Para Kepala Desa dan pelaku inovasi desa adalah pahlawan baru dengan senjata utama: inovasi, pengetahuan, dan kerja nyata.” Deklarasi ini secara resmi mengukuhkan 291 kepala desa peserta expo sebagai “Pahlawan Pembangunan” era modern.

Investasi untuk masa depan: Bupati Yusran Akbar didampingi PT OSS menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis, wujud sinergi konkret dunia usaha dan pemerintah untuk masa depan pendidikan generasi muda Konawe.

Sinergi yang Melampaui Seremonial

Bukti bahwa “perjuangan baru” ini dijalankan dengan aksi, bukan wacana, terlihat dari momen puncak penutupan. Panggung expo menjadi saksi penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Obsidian Stainless Steel (OSS) Morosi yang langsung menyentuh masa depan.

Bupati Yusran Akbar, didampingi pimpinan daerah dan PT OSS, secara simbolis menyerahkan paket seragam dan perlengkapan sekolah untuk siswa kurang mampu di lingkar industri, serta beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dari seluruh Konawe. Komitmen jangka panjang ditegaskan dengan penyerahan peralatan untuk Balai Latihan Kerja (BLK) kepada Dinas Nakertrans, sebuah investasi untuk peningkatan kapasitas SDM yang berkelanjutan.

Expo yang mengusung tema “Membangun Desa Menata Kota” ini telah membuktikan bahwa Konawe Bersahaja adalah sebuah gerakan, bukan slogan. “Expo berakhir, tapi perjalanan kita belum selesai. Mari wujudkan tiga komitmen: terus berinovasi, tingkatkan kualitas produk, dan jaga sinergi yang telah terbangun,” tutup Bupati Yusran, menitipkan warisan optimisme dan cetak biru aksi untuk masa depan Konawe yang lebih berdaulat. (JM)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA