Diduga Korsleting Listrik Dari Dapur, Satu Unit Rumah Di Tongauna Utara Kabupaten Konawe Ludes Terbakar

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 19:55 20 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Satu unit rumah tinggal di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara ludes terbakar.

Insiden kebakaran ini terjadi di Desa Uluao, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

‎Korban diketahui bernama Ngadirin (60), seorang petani asal Desa Oluao. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran bermula saat istri korban sedang melaksanakan salat Dzuhur di masjid yang tidak jauh dari rumah, sementara korban berada di sawah.

Api pertama kali terlihat oleh warga dari bagian dapur atau belakang rumah yang terbuat dari kayu. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, seperti tangki sprayer.

Namun, karena material dapur mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan rumah permanen di sampingnya.

Sekitar pukul 16.13 WITA, tim pemadam kebakaran bersama personel Polsek Tongauna yang dipimpin oleh Kapolsek Tongauna, Ipda Fajar Sapan, S.H, tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.00 WITA.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang berharga milik korban turut terbakar, di antaranya 1 unit televisi, 1 unit kulkas, 3 spring bed, 1 set kursi sudut, 1 mesin air, 1 mesin semprot, 2 lemari beserta pakaian, 1 mesin cuci, 4 kipas angin, 4 kompor gas beserta 2 tabung gas, 1 sak beras 50 kg, perlengkapan dapur, serta uang tunai sebesar Rp2 juta yang disimpan di dalam lemari.

Dilaporkan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp180 Juta.

Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, S.IK, melalui Kasi Humas Polres Konawe, IPTU Andi Gafur, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan awal di lokasi kejadian.

“Kami telah melaksanakan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), monitoring dan pengamanan di lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran dan keluarga korban terkait penyebab serta kerugian akibat kebakaran tersebut,” ujar IPTU Andi Gafur.

‎Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari dapur rumah berbahan kayu, kemudian merambat ke bangunan utama.

‎Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (Adessa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA