x

106 Ton Beras Bantuan Pangan Hari Ini Mulai Disalurkan Ke Kecamatan Wawotobi Dan Unaaha

waktu baca 3 menit
Kamis, 13 Agu 2026 16:12 42 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Dua Kecamatan di Kabupaten Konawe, hari ini mulai menerima Bantuan Pangan (Banpang) beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026.

Penyaluran perdana hari ini berlangsung di Kompleks Pergudangan Tuoy Kecamatan Unaaha. Kamis (13/8/2026)

Pantauan awak media, sebanyak 6 truk mengangkut 106 ton beras, meliputi 68 ton untuk distribusi ke Kecamatan Wawotobi dan 38 ton di Kecamatan Unaaha.

Kepala BULOG Kantor Cabang Unaaha, Hendra Dionisius, menyatakan bahwa penyaluran kali ini menggunakan skema one shoot, yaitu satu kali pengiriman untuk alokasi tiga bulan sekaligus.

Dengan sistem ini, setiap penerima akan mendapatkan jatah beras sebanyak 30 kilogram sekaligus untuk periode Juli-September.

“Metode ini sesuai dengan petunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan efisiensi dan efektivitas distribusi, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di tengah dinamika ekonomi,” jelas Hendra kepada awak media, Kamis (13/8/2026).

Dikatakan, total penyaluran bantuan pangan sebanyak 985.830 kilogram beras kepada 32.861 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Kabupaten Konawe.

“Akan disalurkan di 348 Desa Kelurahan di 28 Kecamatan, penyaluran perdana di Kecamatan Wawotobi dan Unaaha, menyusul kecamatan lainnya” Jelas Hendra menambahkan

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Gudang Bulog Tuoy, Aswan, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, Hj. Muharni Rasjid, S.Tp, M.Si, serta Korcam Perum Bulog Kecamatan Unaaha sekaligus Pendamping Sosial Kecamatan Unaaha, Karaeng Azis.

Diketahui, penerima bantuan di Kabupaten Konawe tersebar di 28 kecamatan. Jumlah penerima kali ini tercatat mengalami peningkatan sebanyak 2.014 orang dibandingkan alokasi pada periode sebelumnya.

Penambahan ini menunjukkan adanya upaya berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan.

Database penerima bantuan (PBP) sendiri bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial desil 1-4.

Penetapan data dilakukan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui rapat koordinasi tingkat menteri dan kepala lembaga, sehingga akurasi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama.

Penyaluran Banpang diharapkan memberikan dampak ganda bagi perekonomian. Secara mikro, program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat. Sementara secara makro, bantuan ini dirancang untuk mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan, serta mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi.

“Kami berkomitmen menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. BULOG siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial serta menjaga akses pangan masyarakat,” tambah Hendra.

Pelaksanaan Banpang ini merupakan tindak lanjut dari launching penyaluran yang telah dilakukan oleh Bupati Konawe pada 26 Maret 2026 lalu, di Kompleks Pergudangan Tuoy. Keterlibatan pemerintah daerah dan koordinasi dengan Bapanas menjadi kunci keberhasilan distribusi.

Dengan cadangan beras yang melimpah dan sistem logistik yang terintegrasi, BULOG memastikan bahwa beras yang didistribusikan dalam kondisi layak konsumsi.

Proses pemantauan kualitas dan kuantitas dilakukan secara berkala, termasuk pengecekan sampling serta penimbangan di gudang.

Dukungan program ini juga diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di pasar dan melindungi produsen serta konsumen. Sinergi antara BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Sosial menjadi kunci untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak. (Adessa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x