Konawe, Ntrinews.com – Bupati Konawe Yusran Akbar, ST. tidak hanya menyoroti soal kesadaran masyarakat soal sampah, tapi juga menagih pembenahan serius di sektor hilir pengelolaan sampah.
Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Adipura bersama Pusdal LH Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Aula Bappeda, Senin (26/10/2026).

Foto : istimewa – Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T saat memberikan arahan dalam Rapat koordonasi Penilaian dan Ekspose Adipura. Senin (26/10/2026)
Yusran secara khusus menitipkan pesan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe.
Ia meminta DLH untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan TPST Mataiwoi, menata ulang armada, memperbaiki tata kelola TPA, hingga menghidupkan kembali peran bank sampah.
Termasuk memerintahkan semua OPD, puskesmas, sekolah, camat, lurah, sampai desa wajib jaga kebersihan instansi masing-masing.

Jajaran OPD, Kecamatan, Lurah dan Desa se-Kabupaten Konawe dalam rapat Koordinasi Penilaian dan Ekspose Adipura.
“Pastikan seluruh indikator teknis terpenuhi dengan baik dan tingkatkan kemampuan sumber daya manusia” tegas Yusran didampingi Sekda Ferdinand Sapan.
Menurut Yusran, penyediaan fasilitas seperti tempat sampah tidak akan berarti jika tidak diikuti dengan pengelolaan yang profesional di tingkat TPST dan TPA.
Ia menilai, Konawe tidak akan bisa bersaing meraih Adipura jika pengelolaan sampah masih setengah-setengah.
“Untuk mewujudkan Konawe yang bersih dan asri bukan hanya tugas DLH semata, tapi DLH adalah motor penggeraknya. Makanya saya minta DLH lebih serius,” ungkapnya.

Rapat Koordinasi Penilaian dan Ekspose Adipura Kabupaten Konawe bersama Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Dr. Azri, di Aula Bappeda, Senin (26/10/26)
Rakor tersebut dihadiri Kepala Pusdal LH KLHK RI Dr. Azri sebagai bagian dari penilaian dan ekspose persiapan Adipura Kabupaten Konawe tahun ini.
“Jangan bersih pas mau dinilai Adipura saja. Jadikan budaya kerja sehari-hari,” tegasnya.
Diketahui, jadwal penilaian oleh tim penilai Adipura direncanakan berlangsung pada 2 November 2026 mendatang.
Terakhir, Bupati Yusran juga ingatkan warga stop buang sampah sembarangan. (Adessa)
Tidak ada komentar