x

St. Nurjiah, Perawat Gigi yang Mengabdi 32 Tahun di Puskesmas Wawotobi Raih Satyalancana Karya

waktu baca 4 menit
Senin, 1 Des 2025 20:35 28 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Berikut profil St. Nurjiah penerima Satyalancana Karya 30 Tahun, mengabdi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Puskesmas Wawotobi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penyerahan Satyalancana Karya tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Yusran Akbar di Hari Peringatan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe, Kelurahan Puunaha Kecamatan Unaaha. Senin (1/12/2025) pagi

St. Nurjiah, perawat gigi Puskesmas Wawotobi penerima Satyalancana Karya 30 Tahun, saat foto bersama Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST usai upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54 di Konawe, Senin (1/12/2025). (Foto: Ntrinews.com)

Dalam wawancara dengan Ntrinews.com, St. Nurjiah perawat gigi lulusan 1987 Sekolah Pengatur Rawat Gigi (SPRG) Makassar, ini mengatakan terangkat sebagai pegawai negeri pada tahun 1988 dan penugasan pertama kali di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Setelah tamat dari sekolah perawat gigi SPRG Makassar, Alhamdulillah langsung terangkat sebagai pegawai negeri, penugasan pertama kali di Puskesmas Kolaka Kecamatan Lalombaa tahun 1988” Ucap Ibu tiga anak ini kepada Ntrinews.com

Suasana penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada puluhan PNS Pemkab Konawe, termasuk St. Nurjiah (Puskesmas Wawotobi), pada Peringatan HUT KORPRI ke-54 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe, Senin (1/12/2025).

Lebih Lanjut, St. Nurjiah menyebut setelah 5 tahun bertugas di Puskesmas Kolaka, ia kemudian pindah tugas penempatan di Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe.

“lima tahun bertugas di Puskesmas Kolaka, tahun 1993 pindah ke Puskesmas wawotobi tahun 1993 sampai sekarang” pungkasnya menambahkan

St. Nurjiah, Alumni jurusan Administrasi kesehatan atau Adminkes Universitas Mandala Waluya Kendari lulusan Tahun 2011 ini, menerangkan masa kerja terhitung sejak ia terangkat sebagai pegawai negeri sipil atau PNS yakni 37 tahun 9 bulan.

Di momen bahagia ini ia juga menyampaikan pesan dan kesan menjadi seorang pegawai, bahwa nilai kedisiplinan dan kekihlasan menjadi hal utama dalam menjalankan tugas.

“Anggaplah tempat kerja sebagai rumah kedua, bekerja dengan ikhlas dan tulus serta tanamkan kedisiplinan, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” Ucap Wanita kelahiran Tanetea, Jeneponto 58 Tahun silam ini

Foto Bersama penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya

Diketahui, Upacara Peringatan hari Korpri Ke-54 dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Yusran Akbar.

Dalam amanat  Ketua Umum DPN KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., yang dibacakan Bupati Yusran, menekankan bahwa KORPRI harus menjadi garda terdepan dalam mendukung agenda besar negara, termasuk mewujudkan “Asta Cita” Pemerintah Pusat menuju Indonesia Maju 2045. Menurutnya, 5,5 juta ASN di seluruh Indonesia memikul peran strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah dapat dirasakan nyata oleh masyarakat.

“KORPRI harus kompak, solid, satu suara, dan satu langkah dalam memperjuangkan kepentingan aparatur serta memperkuat pengabdian sebagai pelayan masyarakat,” ucap Bupati Yusran

Melalui sambutan itu, disampaikan pula Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI yang harus dijalankan, mulai dari penguatan solidaritas organisasi, penegakan netralitas, peningkatan kompetensi, menjunjung nilai kejujuran dan antikorupsi, kesiapsiagaan bencana, peningkatan pendapatan daerah dan negara, percepatan reformasi birokrasi, hingga menjaga nama baik ASN sebagai abdi negara.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan berlanjut dengan sesi penyerahan penghargaan dan pelepasan ASN purnabakti.

Sebanyak 75 PNS penerima Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, yang diserahkan secara simbolik kepada 13 PNS. XXX tahun 1 orang, XX 4 orang dan X tahun 70 orang, yang menjadi simbol dedikasi pegawai yang bekerja dengan konsistensi dalam pelayanan publik.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Yusran juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada ASN yang memasuki masa purnatugas, di antaranya Basri Baharuddin (Dinas Kominfo), Hj. Nurhayani (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), Drs. Darwin Nababan (Sekretariat DPRD), Nursam (UPTD RSUD), dan Nikolaus Jehamat (Dinas Ketahanan Pangan).

Terakhir, Bupati Konawe juga memberikan piagam penghargaan kepada tujuh pejabat Pemkab Konawe atas inovasi yang dihadirkan, nama-namanya antara lain:

1. Mahbub Fauzi, S.Pd.I., dengan program inovasi “PINDARA Konawe atau Pemerintahan Digital Terintegrasi Konawe).”
2. Rianti, S.Pt dengan inovasi pemanfaatan jerami padi menjadi “Silase Pakan Ternak Terpadu (SIPANDU).”
3. Abed Nego Limbong, SE., MM., dengan inovasi pemanfaatan SIMP3K (Sistem Informasi Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).”
4. Andi Muhammad Idris, SE dengan inovasi Sistem Informasi Data Administrasi Koperasi (SIDAK).”
5. La Ode Muhamad Adnan, SE., dengan inovasi Peningkatan Kinerja PPK melalui Pemanfaatan Platform Digital E-Monev (MONALISA) dalam Pengendalian Kontrak Pengadaan Barang/Jasa.”
6. Robin Hermansah, S.Si., MM., dengan inovasi PADITA Konawe atau Pasar Pangan Digital Terjangkau Konawe).
7. Sumarto, ST, dengan inovasi “Digitalisasi Sistem Informasi Batas Desa (SI-BATAS).” (*)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x