Konawe, Ntrinews.com – Sebanyak enam kecamatan terima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diserahkan langsung Bupati Konawe Yusran Akbar.
Penyerahan alsintan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Jumat (27/3/2026) sore.
Enam kecamatan penerima bantuan merupakan Brigade Pangan, meliputi Brigade Pangan Silea Kecamatan Puriala, Bersahaja Kecamatan Wonggeduku, Wonggeduku Barat, dan Pondidaha, Berkarya Kecamatan Unaaha dan Wawotobi.

Bupati Konawe Yusran Akbar saat melakukan diskusi bersama Brigade Pangan dan Kelompok Tani penerima bantguan Alsintan pemerintah.
Masing-masing memperoleh satu unit traktor roda empat (jonder), satu unit mesin panen padi (combine harvester), satu unit mesin pengolah tanah (rotavator), serta empat unit traktor roda dua (hand tractor).
Dengan total keseluruhan alsintan yang disalurkan untuk Brigade Pangan mencapai 21 unit.
Selanjutnya, bantuan alsintan pra-panen juga disalurkan kepada empat kelompok tani, yakni Poktan Polewali Kecamatan Tongauna Utara, Poktan Bulawa Kecamatan Wonggeduku, Poktan Tawarolondo Kecamatan Wonggeduku, dan Poktan Ambuundawaro Kecamatan Wonggeduku Barat.

Bupati Konawe Yusran Akbar mengendarai mesin panen padi (combine harvester) dalam kegiatan penyerahan bantuan alsintan kepada Brigade Pangan dan Kelompok Tani
Saat menyerahkan bantuan, Bupati Yusran Akbar mengatakan alsintan tersebut merupakan bagian dari program CSR atau Cetak Sawah Rakyat dari Kementerian Pertanian RI. Program ini bertujuan mendukung pengelolaan 2.000 hektare lahan sawah baru yang telah dicetak pada tahun 2025.
Bupati Yusran juga mengingatkan para penerima bantuan agar menjaga dan memanfaatkan alsintan secara optimal. Serta digunakan untuk kepentingan bersama.
“Jangan ada oknum ketua kelompok yang menguasai alat sendirian,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa penggunaan alat hanya untuk cakupan lahan sekitar 150 hingga 200 hektare agar usia pakai mesin tetap terjaga.
Tak hanya itu Bupati Yusran juga menegaskan agar tidak ada pihak yang mencoba memperjualbelikan bantuan. Memastikan efektivitas pemanfaatan alsintan, Pemerintah Kabupaten Konawe akan melakukan evaluasi secara berkala per tiga bulan.
Dengan demikian, Ia berharap produktivitas padi dapat terus meningkat dengan kualitas terjaga.

Dihadapan para stakeholder, Brigade Pangan dan Kelompok Tani, Bupati Konawe Yusran Akbar menyampaikan pesan agar bantuan Alsintan yang disalurkan dapat dipergunakan optimal guna meningkatkan produksi padi.
Sebagai tambahan, pada tahun 2026 target cetak sawah baru di Sulawesi Tenggara mencapai 14 ribu hektare. Kabupaten Konawe sendiri mengusulkan alokasi hingga 4.000 hektare, atau dua kali lipat dari capaian tahun 2025 yang mencapai 2.000 hektare.
Penyaluran bantuan alsintan tahap berikutnya juga direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026. Sementara itu, program tanam dalam skema CSR dijadwalkan mulai April 2026 dan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. (Adessa)
Tidak ada komentar