Rita Harmasan Papua Resmi Pimpin Forum UKM-IKM Konawe. Dongkrak Ekonomi Melalui Produk Lokal

waktu baca 3 menit
Selasa, 9 Jun 2026 21:06 229 Team Redaksi

Konawe, Ntrinews.com – Pengurus Forum Usaha Kecil Menengah (UKM) – Industri Kecil Menengah (IKM), Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, periode 2026 – 2029 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan berlangsung di Aula BKPSDM Konawe oleh Asisten II Setda Konawe, Sri Joko Wahyu Hendro, SE., MSi., yang mewakili Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST. Selasa (9/6/2026)

Usai dikukuhkan, Rita Harmasan kini resmi nahkodai Forum  UKM – IKM Konawe.

Asisten II Setda Konawe dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan forum ini sejalan dengan visi misi kepala daerah “Konawe Bersahaja Membangun Desa Menata Kota”.

Bersahaja berarti berdaya saing. Ia menyebut telah terjadi sinergi harmoni antara pemerintah dan pihak swasta.

Asisten II menyatakan para pelaku UMKM sebagai investor skala kabupaten dan pahlawan daerah.

“Dengan menggeliatnya usaha Bapak Ibu, PAD kita naik. Fiskal kita bagus, APBD kita bagus, itu akan kembali ke masyarakat untuk pembangunan,” Pungkas Sri Joko Wahyu Hendro

Ia juga menekankan forum ini diharapkan menciptakan multiplier effect mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting antara lain Ketua Forum UKM-IKM Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. H. Abdul Hakim, SE., MS., Wakil Ketua Dr. Sardiman, Sekretaris Dr. Asraf, Kepala Dinas PTSP Palaiman, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe Hj. Andi Tendri Rawe Lasandara, SE., MSi., bersama para kepala OPD lingkup Pemkab Konawe.

Ketua Forum UKM-IKM Sultra, Dr. H. Abdul Hakim, memaparkan bahwa dari 17 kabupaten di Sulawesi Tenggara, 16 telah terbentuk kepengurusan forum.

Ia menjelaskan forum menjadi jembatan informasi antara pemerintah pusat dan pengusaha lokal.

Nilai tambah bergabung dengan forum adalah akses informasi luas, prioritas bantuan pemerintah, serta sinergi dan motivasi antaranggota.

Mengenai permodalan, Dr. Abdul Hakim mendorong UMKM untuk mandiri dan tidak tergantung pada bantuan luar.

“Manfaatkan sumber daya yang ada, berdiri di kaki sendiri. Nanti bukan kita yang meminta ke bank, tapi bank yang menawarkan ke kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong setiap Kabupaten mengembangkan produk unggulan daerah masing-masing.

Ketua Forum UKM – IKM Rita Harmasan Papua, dalam sambutannya usai dikukuhkan, menyatakan hari ini adalah hari kebangkitan UMKM Konawe.

“UMKM Konawe tidak akan lagi menjadi penonton di daerahnya sendiri” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pengurus dan pelaku UMKM untuk bangkit, bergerak, dan naik kelas.

Rita Harmasan juga menyoroti realitas pahit yang selama ini dialami.

Kopi Konawe yang harum mendunia masih dijual kemasan plastik polos, kerajinan anyaman kalah pamor dengan oleh-oleh luar daerah, serta hasil laut dan pertanian hanya menjadi pemasok bahan mentah.

Apakah kita mau terus seperti ini? TIDAK! Sudah waktunya kita berubah!” serunya.

Ia menyampaikan tiga pesan motivasi: jangan pernah merasa kecil sebagai UMKM, kolaborasi akan mengalahkan kompetisi, dan dukungan penuh Bupati jangan disia-siakan.

Forum ini bukan tempat adu gelar atau adu kekayaan, tapi ruang perjuangan bersama untuk belajar, berkolaborasi, dan menyalakan semangat,” Jelasnya menambahkan.

Rita Harmasan memaparkan empat program unggulan: Program Gerbang Digital (1.00 UMKM melek internet dan jualan online dalam 1 tahun), Program Pasar Berkah (pasar murah dan koneksi ke hotel/restoran/Toko Reatail), Program UMKM Naik Kelas (pelatihan kemasan, legalitas, keuangan, dan akses pasar regional), serta Program Modal Kita (akses permodalan mudah dengan bunga rendah).

Menutup sambutannya, Rita Harmasan mengajak seluruh pihak membuktikan bahwa UMKM bukan sektor pinggiran tapi tulang punggung ekonomi daerah.

“Buktikan bahwa dari Konawe bisa lahir produk mendunia. UMKM Konawe bangkit, UMKM Konawe naik kelas, dan Konawe Bersahaja bukan mimpi!” Tutupnya disambut tepuk tangan meriah seluruh hadirin. (Adessa)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA