Bupati Konawe H Yusran Akbar langsung asesmen 9 ASN dari 4.000 pegawai untuk Bapenda. “Saya cari yang punya konsep dan integritas tinggi,” tegasnya. Hasil final di tangan Baperjakat.
Konawe, PERSADA KITA.ID – Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar kegiatan asesmen terhadap sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan asesmen yang dipimpin langsung Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST berlangsung di ruang rapat Bupati Konawe tersebut bertujuan untuk mencari talenta terbaik yang akan ditempatkan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe, dengan fokus utama optimalisasi pendapatan asli daerah.

Sebanyak 9 orang ASN mengikuti asesmen ini, terdiri dari tujuh orang pejabat administrator dan dua orang pejabat pengawas. Mereka merupakan aparatur yang sebelumnya telah terjaring melalui mekanisme seleksi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe.
Dalam pelaksanaan asesmen tersebut, Bupati Yusran Akbar didampingi langsung oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Konawe, Suparjo.
Usai memimpin langsung jalannya asesmen, Bupati Konawe H Yusran Akbar ST memberikan pernyataan eksklusif kepada media. Dengan nada tegas, orang nomor satu di lingkup Pemkab Konawe itu mengungkapkan kriteria utama talenta yang dibutuhkannya di Bapenda.
“Saya tidak ingin mencari ASN yang biasa-biasa saja. Saya ingin yang punya integritas tinggi! Saya cari yang mampu memahami sistem dan kinerjanya, dan punya terobosan untuk menggenjot pendapatan asli daerah,” ujar Yusran Akbar kepada awak media usai kegiatan.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Konawe itu menegaskan bahwa Bapenda adalah ujung tombak PAD. Menurutnya, tanpa talenta yang kuat dan inovatif di sana, target-target pembangunan daerah akan sulit tercapai.
“Bapenda ini ibarat mesinnya keuangan daerah. Kalau mesinnya macet, semuanya ikut macet. Makanya saya pilih langsung orangnya. Saya ingin lihat sendiri siapa yang siap bertarung,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Yusran menyampaikan bahwa asesmen ini bukan sekadar formalitas. Ia secara sengaja menggali ide, strategi, hingga leadership para peserta melalui serangkaian pertanyaan kritis.
“Saya tanya mereka, ‘Apa yang akan Anda lakukan jika esok Anda dilantik di Bapenda?’. Dari situ saya bisa menilai, mana yang benar-benar punya konsep dan memahami sistem kerjanya,” ungkapnya.

Kepala BKPSDM Kabupaten Konawe, Suparjo.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Konawe, Suparjo S Kom, mengungkapkan bahwa asesmen ini bertujuan untuk menemukan ASN yang memiliki integritas, tanggung jawab terhadap kinerja, serta talenta yang sesuai dengan bidang dan posisinya masing-masing.
“Dari total lebih 4.000 ASN yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, hanya 9 orang yang dinyatakan layak untuk mengikuti asesmen ini,” ujar Suparjo seusai kegiatan.
Suparjo menjelaskan, ketatnya seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan hanya talenta terbaik yang berhak mengikuti tahapan asesmen, sesuai dengan arahan langsung Bupati.
Ia menambahkan bahwa meskipun keputusan akhir tetap berada di tim Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), namun penilaian dalam asesmen ini langsung dilakukan oleh Bupati Yusran Akbar.
“Nilai-nilainya langsung dari Pak Bupati. Pak Bupati sendiri yang langsung mengasesmen untuk mencari talenta terbaik. Beliau sangat detail menilai satu per satu,” kata Suparjo.
Sementara itu, menanggapi proses Baperjakat, Bupati Yusran Akbar memastikan pihaknya tidak akan main-main. “Saya hormati mekanisme, tapi rekomendasi dari asesmen ini berat. Saya akan titipkan catatan penilaian saya ke BKPSDM dan Baperjakat,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Suparjo menyampaikan bahwa asesmen yang dipusatkan di Bapenda ini merupakan tahap awal.
“Ini khusus untuk Bapenda. Tujuannya untuk optimalisasi pendapatan daerah.” tambahnya.
Suparjo berharap ASN yang nantinya terpilih dan ditempatkan di lingkungan Bapenda memiliki tanggung jawab serta integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya, demi mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah Kabupaten Konawe.
Hasil asesmen ini masih menunggu keputusan resmi dari tim Baperjakat. Sementara itu, Bupati Yusran Akbar menegaskan akan mengumumkan langsung nama ASN terpilih jika proses penilaiannya telah rampung. (JM)
Tidak ada komentar